Masa sekolah dasar menjadi salah satu tahap penting dalam perkembangan anak. Selain memperoleh pengetahuan akademik, anak juga mulai membangun persahabatan, mengembangkan kemandirian, dan mendapatkan pengalaman yang akan mereka ingat hingga dewasa. Hal ini juga menjadi bagian dari keseharian Sebastian, salah satu siswa Saint Monica Jakarta School.
Hari-hari Sebastian di sekolah diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pembelajaran di kelas, membaca, berolahraga, hingga menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Setiap aktivitas memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menikmati pengalaman belajar yang menyenangkan.
Salah satu kegiatan yang diikuti Sebastian adalah silent reading, yaitu waktu membaca dalam suasana tenang. Kegiatan ini membantu siswa membangun kebiasaan membaca, melatih konsentrasi, serta mengembangkan kemandirian dalam belajar.
Di luar kelas, Sebastian juga mengikuti aktivitas olahraga dan bermain sepak bola bersama teman-temannya. Melalui kegiatan tersebut, siswa memiliki kesempatan untuk menjaga kebugaran, belajar bekerja sama, serta memahami pentingnya sportivitas dan saling menghargai.
Tidak hanya saat belajar, waktu istirahat dan makan bersama juga menjadi bagian yang berkesan. Berbincang, bercanda, dan menikmati kebersamaan dengan teman-teman merupakan pengalaman sederhana yang turut membentuk keterampilan sosial serta menciptakan kenangan indah selama masa sekolah.
Selain kegiatan akademik dan olahraga, siswa juga mengikuti kegiatan Pramuka dan doa bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang mengenalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kehidupan spiritual dalam keseharian mereka.
Didirikan pada tahun 1989, Saint Monica Jakarta School telah mendampingi perjalanan pendidikan berbagai generasi siswa dan memiliki lebih dari 10.000 alumni dari beragam latar belakang budaya. Dengan penerapan Kurikulum Cambridge serta dukungan jalur menuju peluang beasiswa internasional, sekolah berupaya membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Namun, pengalaman bersekolah tidak hanya diukur dari pencapaian akademik. Bagi Sebastian, Saint Monica Jakarta School juga menjadi tempat untuk menjalin persahabatan, menikmati kebersamaan, dan menciptakan kenangan selama masa sekolah dasar.
Melalui berbagai kegiatan sehari-hari, siswa mendapatkan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
Bagi Saint Monica Jakarta School, mempersiapkan masa depan anak berjalan beriringan dengan memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Karena selain bekal pengetahuan dan keterampilan, persahabatan serta kenangan indah selama bersekolah juga menjadi bagian berharga dalam perjalanan tumbuh kembang mereka.
View this post on Instagram

TikTok